Pariwisata

  1. Wisata Alam

Wisata alam di Kecamatan Batealit antara lain :

  • Air terjun “Banyu Anjlok” di Somosari
  • Air_Terjun_Banyu_Anjlok

Kata Banyu Anjlok sendiri berasal dari bahasa jawa yang artinya air yang terjun bebas. Air terjun Banyu Anjlok terletak di desa Sumosari Batealit Jepara. tepatnya di daerah sewengen kedawung . Air terjun banyu anjlok ini masih sangat asri, karena jarang yang mengunjungi air terjun ini. Sebab aksesnya ekstrim dan jauh dari perkampungan.
Untuk mencapai air terjun banyu anjlok, dapat ditempuh dengan berjalan kaki melewati persawahan dan menyusuri sungai. Jika menggunakan sepeda motor atau mobil, harus di titipkan di pemukiman penduduk desa Sumosari. Dari lokasi penitipan kendaran, diperlukan waktu 40 menit menuju lokasi air terjun dengan berjalan kaki. Pengunjung tidak akan merasakan capek berjalan kaki, karena disuguhkan dengan pemandangan persawahan dan pegunungan yang masih asri dan tenang.
Masyarkat banyak yang menganggap air terjun Banyu Anjlok termasuk wilayah Mayong. Namun sebenarnya Air terjun Banyu Anjlok secara administrasi terdapat di Desa Sumosari Batealit Jepara. Hal ini perlu di sosialisasikan agar tidak terjadi salah informasi.
Selain air terjun banyu anjlok, wilayah Kecamatan Batealit juga masih terdapat banyak air terjun, diantaranya Air terjun Sumenep, Air terjun macan Mati, air terjun Statah, air terjun ndayog, air terjun Seberuk, air terjun nongko pace, grojogan wergul dan grenjengan bawu bantenan.

  • Wono Pinus Setro
  • Hutan_Pinus_Wisata_Malino

Jepara memang kaya akan wisata baik Pantai, Pulau, Pegunungan, Air Terjun, Hutan dan lain sebagainya, dan salah satunya yang munkin layak untuk menjadi tujuan destinasi kunjungan teman-teman adalah Hutan Pinus yang berada di Desa Batealit Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Jawa Tengah. (sebelah Timur Kota Kecamatan Batealit).

Untuk menuju ke lokasi kita bisa membawa sepeda motor, mobil ataupun dengan berjalan kaki, tapi akan lebih aman dengan berjalan kaki karena medan yang begitu sulit, licin, menanjak dan berbatu tajam. tapi sesekali kita akan disuguhi dengan pemandangan persawahan serta bukit yang kelihatan jauh yang mampu memanjakan mata kita karena keindahannya.

Jika kita berjalan kaki kita bisa menitipkan kendaraan kita di rumah warga yang berada di bawah sebelum hutan pinus tapi lumayan jauh dari lokasi. di lokasi hutan pinus juga terdapat track buat atlit sepeda gunung Downhill karena memang cocok sekali buat track turun bukit yang begitu menantang dan memicu adrenalin para pengendara sepeda gunung.tempatnya yang lapang bisa kita jadikan untuk aktifitas berkemah, hunting foto atau sekedar berkumpul bersama teman maupun keluarga,

Di sebelah selatan dari hutan pinus terdapat jurang yang menghadap ke gunung dan hutan yang pemandangannya cukup menakjubkan dan masih sangat asri yang sangat cocok untuk di abadikan dalam sebuah foto bagi penggemar hunting fotografi alam.

Di sekitar kawasan pinus ini terdapat air terjun bertingkat yang sering disebut air terjun sumenep atau grenjengan Setro. Letaknya di lembah Setro sebelah Utara tines. Selain air terjun Sumenep, di desa Batealit Juga terdapat air terjun Setata dan air terjun Seberuk yang juga cukup menarik untuk dikunjungi.

 

Air Terjun Sumenep

IMG_20150329_122457

  • Air Terjun Sumenep adalah objek wisata air terjun yang bertingkat tiga[1] terletak sebelah selatan objek wisata Wono Pinus Setro. Di sekitar air terjun ini kita akan disuguhi sejuknya alam dengan gemericik air yang jatuh dari tebing hingga membuat kita betah berlama-lama dan enggan untuk kembali pulang kerumah, karena tempat ini sungguh sangat alami dan eksotis sebab belum terjamah oleh banyak manusia namun tetap aman.
    • Letak

    Air Terjun Sumenep merupakan salah satu objek wisata di desa Batealit, kecamatan Batealit, kabupaten Jepara. Lokasi tepatnya Air Terjun Sumenep berada di Dukuh Setro.

    • Akses

    Untuk mencapai air terjun Sumenep dibutuhkan waktu sekitar 40 menit dari Wono Pinus Setro. Pada 10 menit pertama kita akan melintasi punggung bukit dengan jalan berbatu selebar 2 meter yang sudah tertata rapi, selanjutnya kita akan menjumpai pertigaan jalan setapak selebar 50cm. Belok ke kiri menyusuri jalan setapak yang banyak ditumbuhi semak-semak dan pepohonan. Lokasi air terjun dari sini, selebihnya kita tinggal menuruni bukit ke area persawahan menuju lokasi air terjun tingkat pertama.

    • Pesona

    Air Terjun Sumenep memiliki tiga tingkat, yang masing-masing tingkat memiliki pesonanya yang menarik:

      • Air Terjun Tingkat Pertama

    adalah air terjun yang paling bawah berupa dinding batu dengan tiga anak air terjun yang berjejeran

      • Air Terjun Tingkat Kedua

    adalah air terjun yang terindah dari ketiga Air Terjun Sumenep. Air terjun kedua berupa dinding batu membentuk setengah lingkaran dengan tiga aliran yang menyebar dihiasi akar gantung dan lumut serta rumput hijau. hanya butuh waktu 10 menit untuk mencapai air terjun kedua dari tempat air terjun pertama dengan track lumayan menanjak.

      • Air Terjun Tingkat Ketiga

    adalah air terjun berupa dua aliran besar dan lebih tinggi dari air terjun pada tingkat sebelumnya. Kanan kiri air terjun merupakan lereng yang curam, tidak ada jalan menuju kesini jadi kita harus membuat jalur sendiri untuk mencapai lokasi, mendaki lereng bukit terlebih dahulu sebelum turun disisi lereng yang lain, berpegang pada akar-akar pepohonan, bergerak mencari sumber suara gemuruh air.

    Larangan

    Pengunjung Air Terjun Sumenep dilarang buang sampah sembarangan baik ketika di air terjun sumenep, maupun membuang sampah di perjalanan menuju air terjun sumenep. Disebabkan air terjun tersebut merupakan sumber air yang dimanfaatkan masyarakat setempat untuk minum.

    Masalah

    Masalahnya Pemerintah Desa Batealit (Kepala Desa Batealit) tidak memberi rambu-rambu penunjuk jalan dan rambu-rambu peringatan bagi para pengunjung. Sehingga tidak ada pengunjung yang tersesat, juga pengunjung lebih merasa nyaman dan aman.